Pendidikan

YANG KATANYA GARIS START MAHASISWA : 4 HARI PKKMB 4 HARI MENUJU MAHASISWA BERDAMPAK

Awal cerita siswa SMA menuju bangku perkuliahan, yang menjadi harapan bangsa sebagai Inovator muda berdampak. PKKMB mengajak mahasiswa baru beradaptasi dengan perkuliahan yang mandiri namun tetap memperhatikan kesehatan mental dan kemampuan mahasiswa.

YANG KATANYA GARIS START MAHASISWA : 4 HARI PKKMB 4 HARI MENUJU MAHASISWA BERDAMPAK

“Mahasiswa baru” dua kata yang membawa kebahagiaan juga disertai kehawatiran didalamnya. Tak dapat kita pungkiri, menjadi mahasiswa adalah impian bagi banyak orang. Dan menjadi mahasiswa tentunya menciptakan kekhawatiran tersendiri. Semua terasa asing, semua harus dilakukan mandiri, tak ada lagi guru yang menuntun kita. Dalam PKKMB inilah awal perjalanan kita dimulai. Akankah PKKMB ini membawa makna baru bagi mahasiswa? Atau hanyalah seremonial penerimaan mahasiswa belaka?

Hari Pertama : Hari ini Mahasiswa Kelak Menjadi Pembawa Solusi

PKKMB tahun ini mengusung tema menarik yaitu “Unila NextGen: Grow, Connect, Impact” yang memiliki makna bertumbuh (Grow), membangun jejaring (Connect), serta memberikan dampak positif bagi masyarakat (Impact). Sejalan dengan materi yang disampaikan oleh gubernur Lampung kita yaitu Ir.Rahmat Mirzani  Djausal,S.T.,M.M. “Kalian datang sebagai mahasiswa baru. Kelak kalian harus pulang ke masyarakat dengan membawa solusi”. Itulah satu kalimat yang terucap dari beliau yang menjadi bingkai hari pertama PKKMB. Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) diikuti oleh 9.536 mahasiswa baru dari berbagai latar belakang berbeda. Yang tentunya memiliki satu tujuan utama, yaitu mengenal dunia perkuliahan.

Materi pagi membawa kita mengenal Lampung sebagai provinsi besar dan produktif. Terdiri dari 3,3 juta hektar daratan (67%). 1,6 juta hektar lautan (33%). 2 kota, 13 kabupaten, 229 kecamatan, 205 kelurahan, 2.446 desa. Dihuni oleh 9,5 juta jiwa dengan 3,35% penduduk Indonesia, mayoritas penduduknya adalah usia produktif 68,13%, dan Lansia sebesar 7,23%. Hal ini memunculkan bonus demografi bagi provinsi Lampung. Tak hanya penduduknya yang banyak, provinsi lampung juga dikenal sebagai penghasi ubi kayu (singkong) terbesar dan menempati posisi pertama nasional. Selain singkong provinsi Lampung juga menghasilkan banyak komoditas lain seperti nanas, lada, jagung, kakao, kopi, dan lain lain. Disinilah fungsi mahasiswa berperan, memanfaatkan sumber daya yang ada dan menghasilkan dampak bagi kemajuan Lampung. Itulah bentuk mahasiswa yang diharapkan bagi banyak orang. Menjadi agen perubahan (agent of change) dengan secarik harapan Indonesia emas 2045.

Mahasiswa saat ini adalah genZ, periode waktu yang dimana mahasiswa sudah berteman dekat dengan teknologi. Sudah bukan menjadi rahasia bahwa genZ memiliki banyak ancaman seperti siberbullying, pornografi, dan penyebaran hoax yang merajalela. Dibalik semua bahaya itu genZ juga diuntungkan dengan adanya AI yang dapat membantu proses belajar mahasisawa. AI atau Artificial Intelligence adalah teknologi yang sering membawa pro dan contra. AI banyak membantu manusia tapi disisi lain AI juga memberikan dampak negative, seperti plagiarisme, menurunnya minat baca mahasiswa dan masih banyak lagi. Oleh karna itu disinilah PKKMB berfungsi mengenalkan AI secara efektif namun juga mengajarkan untuk tetap bijak dalam penggunannya. AI dapat menjadi partner belajar yang bermanfaat: membantu memahami narasi, membuat outline, memeriksa pola kalimat, menerjemahkan, mencari arah referensi, atau membuat draf awal. Namun ia tidak boleh menggantikan proses membaca, menalar, berdiskusi, menulis, dan mengambil keputusan. Mahasiswa yang cerdas bukan yang paling banyak menyerahkan tugas kepada AI, melainkan yang paling mampu menggunakan AI untuk memperkuat pemahaman diri.

Hari Kedua: Dari Siswa Menjadi Mahasiswa

Saya memang tidak memiliki kesempatan untuk menjadi bagin dari wahasiswa PKKMB luring. Tapi saya tetap memiliki kesempatan mendapatkan materi yang menurut saya cukup menarik yaitu, bagaimana mengatasi Trilema mahasiswa. Trilema adalah 3 dilema yang umumnya terjadi pada mahaasiswa, yaitu bagaimana mahasiswa dapat menyelaraskan antara tuntutan akademik, mencari relasi, dan kesehatan mental. Mahasiswa baru mungkin masih sulit beradaptasi, istilah homesick, dan burnout sudah pasti terjadi pada sebagian orang. Dan disinilah unila menegaskan bahwa kalian tidak sendirian. Karna unila juga menyediakan Pusat Konseling untuk mendukung kesehatan mental mahasiswa. Selain dukungan konsesling, unila juga menyediakan satgas P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaaan dan Peredaran Gelap Narkotika), serta klinik unila yang telah bekerja sama deengan BPJS.

Hari Ketiga dan Keempat: Berbeda Asal Satu Keluarga FISIP

Hari PKKMB FISIP ialah hari yang kutunggu, karna akhirnya saya bisa mengenal tempat yang akan membangun masa depan ku. Dihari ke 3 kita dikenalkan oleh halhal yang kita perlu ketahui sebagai mahasiswa seperti mengenalkan nama nama Dekan, dan Kajur dari setiap jurusan. Setelah itu kita dijelaskan tentang apaitu SKS, KRS, KHS, IPS, dan IPK. Hari ditutup dengan penampilan Yel-yel tiap prodi.

Hari terakhir PKKMB yang tidak kalah seru, dipagi hari kami dijelaskan tentang bagaimana cara merangkai karya ilmiah dan diberikan penegasan akan larangan Pagiarisme, Perjokian, hingga Copypaste AI. Hingga sanksi-sanksi jika hal-hal terssebut terjadi. Siang hari kita dikenalkan dengan organisasi dan UKM yang menarik dan tentunya mampu menambah relasi kita. Kita juga diajak pergi ke gedung masing masing jurusan dan berkenalan dengan beberapa dosen yang akan membimbing kita. Acara PKKMB ditutup meriah dengan pengumuman prodi teraktif, yelyel terbaik, hingga prodi ter HITS.

Blog ini saya tulis bukan hanya sebagai rangkuman materi membosankan namuan sebagai cerita menarik yang mewarnai pengalaman perkuliahan saya ataupun mahasiswa baru lainnya. Mungkin ada banyak hal yang dapat di kritik dari penyelenggaraan acara, seperti Presensi yang sulit diakses dan aplikasi yang galat. Tapi manfaat hingga pengalaman yang saya dapatkan juga tak kalah banyak.

170

Subscribe newsletter

Dapat email setiap kali Trinanda Amalia Putri Chairunisa publish post baru. Tanpa spam, unsubscribe kapan saja.

Privacy: email kamu cuma dipakai untuk kirim post baru dari blog ini. Tidak di-share, tidak di-jual.

Komentar (0)

Memuat komentar…

    Tentang Penulis

    Trinanda Amalia Putri Chairunisa

    Lihat semua artikel →

    Topik Serupa

    Bacaan Lain di Blog Unila

    Tulisan terkait dari penulis lain — kurasi otomatis berdasarkan kategori & tag.